Tips Memelihara Polo Shirt agar Awet & Kuat

Postingan ini merupakan tentang cara merawat polo shirt kepada salah satu local brand paling berpengaruh ketika Indonesia. Semoga terbantu. Apakah agan kerap merasa langka karena polo shirt yang kamu gunakan cepat belel? Atau warnanya pudar serta bahannya oleh sebab itu melar? Sepertinya ini kelanjutan cara mencuci dan mengemasi yang khilaf. Tentunya, perlu diperhatikan cara merawat polo shirt kesayanganmu agar tunak awet. Memerhatikan 11 tips bagaimana cara merawat polo shirt ketika bawah itu:

1. Tanpa Direndam Terlalu Lama

Usahakan untuk polo shirt yang baru pertama kali dicuci tdk direndam kian dari 30 menit, & untuk polo shirt lama tidak kian dari 1 jam. Tidak pula rendam dalam air dengan deterjen berlebihan. Soalnya deterjen berlebih dapat mengakibatkan sablon saat polo shirt (apabila ada) cepat usang / terkelupas.

2. Pisahkan Saat Pencucian

Pisahkan polo shirt secara pakaian beda, khususnya yang berwarna kuat seperti warna hitam, merah, biru, dll. Sesuatu ini kegiatan mencegah seandainya warna superior tersebut runyok tidak mengakibatkan pakaian lainnya kesayanganmu tersangkut dampaknya. Pisahkan juga jurang pakaian yang kotor secara yang sedikit kotor agar kotoran tdk berpindah.

3. Jangan Disikat

Polo shirt biasanya berbahan cotton pique/lacoste yang meraup tekstur tiras yang pelan. Hindari menyucikan polo shirt, karena dapat merusak tekstur kain. Hindari juga kucekan dan perasan yang memuaskan karena dapat merusak pori-pori baju.

4. Jemur Terjungkal

Tahukah awak bahwa sinar matahari berlebih dapat menyebabkan warna polo shirt memudar. Untuk mencegahnya jemur polo shirt menggunakan posisi terbalik. Bagian dalam menghadap pendatang, dan unit yang bersablon (jika ada) di dalam.

5. Jangan Digantung

Hindari menuas dengan hanger pada bagian kerah polo shirt. Hal berikut dapat mengundang kerah ramah lekas melar. Melarnya yang ada akibat tidak kuat menutup beban air yang ada pada polo shirt basah ketika di cuci. Hindari juga menjemur polo shirt di tali/kawat jemuran, sebab kontur tali/kawat dapat secara mudah mengoyak tekstur matras yang mendalam.



6. Hindari Pemutih

Hindari mencuci polo shirt pada pemutih / detergen yang mengandung pemutih. Hal itu karena kotak-katik kimia pemutih dapat mengakibatkan polo shirt lebih lekas tipis & kasar.

tujuh. Hindari Menyikat Dengan Perkakas Cuci

Sewajarnya cuci polo shirt kau secara tip dengan tangan. Mencuci menggunakan mesin basuh dapat membuat polo shirt menjadi melar, dan liang roma kain sebagai kasar. Masalah ini terjadi karena jangka berputar dress akan menerima beban tarik-ulur dan himpitan dengan tilam lain disekitarnya.

8. Setrika

Agar polo shirt engkau tahan lama, sebaiknya selalu setrika setelah dicuci-jemur. Pastikan menyetrika baju untuk keadaan lelap. Atur prestise panas setrika pada stan jabatan sedang.

9. Segera cuci jika tertumbuk noda

Jikalau polo shirt kesayangan awak terkena http://poloshirt.com noda, pertolongan prima yang bisa dilakukan adalah segera basuh pada bagian yang bernoda. Manfaatkan shampoo/detergen, oleskan pada bagian noda. Gosok beserta halus & bilas menggunakan air habis hingga noda menghilang.

10. Jangan Dipergunakan Tidur

Sebaiknya polo shirt kamu abadi hindari menggunakannya untuk tilam. Mengapa? Soalnya polo shirt akan jadi cepat nakal khususnya pada bagian sosial. Saat kamu tidur, merasa atau bukan kamu hendak berkeringat. Campuran keringat & kotoran serdak pada seprai akan memproduksi pakaianmu licik. Selain itu juga pressure pada dress akan membuatnya lekas melar.